Tanah liat dan kayu bakar yang setia untuk Kue Serabi

Saat menyempatkan untuk menjelajahi salah satu kota kabupaten di Cirebon, yaitu Kota Sumber, tidak sengaja ketemu dengan penjual serabi. Sebenarnya Roma lah yang menemukan pertama kali, dia berteriak dari belakang “Bunda, mau Serabi” dan Ayah pun meminggirkan kendaraan.

Turunlah kami untuk membeli serabi, dan menikmati pemandangan Kota Sumber yang asri. Sambil berbincang dengan Ibu penjual serabi, walaupun membuat serabi dengan banyak tungku, tetapi selalu habis di nampan persediaan, karena banyak yang antri.
IMG_20140119_065052
Serabi ibu ini bisa di topping aneka rasa, yang jelas bukan rasa keju, coklat, atau dll yang sering kita liat di mal2, tapi toppingnya adalah orek (tempe kecap berbumbu), ikan teri, telur, sambel, dage, tauco, dan tentunya menyediakan sambel terasi.
Dibantu dengan 2 orang anaknya yang berstatus mahasiswa #salut. Jujur untuk kami, memakan serabi yang dimasak dalam tanah liat dan dibakar dengan arang , itu nikmat.
Subhanalloh, Alhamdulillah
IMG_20140119_065112

IMG_20140119_065102

Camera 360

Camera 360

1 Comment (+add yours?)

  1. teguhprayogo
    Feb 23, 2014 @ 14:11:25

    Enak banget keliatannya tuh. Kirim laahh.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: