Kue Serabi di masa mudik

Sudah menjadi kebiasaan warga Cirebon sarapan dg serabi, panganan tradisional dr tepung beras, kelapa parut, kadang dg toping telur, oncom, atau orek yg dibakar dg kayu bakar.

Pagi ini kami b3 mampir di penjual serabi lampu merah pasar kalitanjung, karna musim mudik ini, dimana2 pasti rame. Melihat ini yg ini sepi, mampirlah kami. Ternyata kata si ibu, antrianx banyak neng, gpp? Sama jg dg tukang gorengan y disebelahx, pulang dr pasar pun tetap msh ngantri. Alhamdulillah. pagi2 sudah melihat nikmat Allah

2 Comments (+add yours?)

  1. Evi
    Aug 23, 2012 @ 01:55:18

    Sarapan dengan serabi? Menarik. mungkin itu seperti roti utk orang barat ya Mbak…

    Reply

    • akmasuatan
      Aug 23, 2012 @ 02:33:15

      iya kali Mba, lumayan kenyang apalagi klo topingnya telur, saat adonannya dimasak, si telurnya langsung dimasukin juga, jadi seperti makan roti dengan telur stengah matang.

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: