Stimulasi Gaul untuk Roma

Dalam rangka mengenalkan Roma dengan sahabat2nya kelak, dan menstimulasi dia untuk berbicara, hari mInggu Bunda dan Ayah membawa Roma main di Kompleks Alkautsar, banyak anak2 kecil da Roma sangat suka klo dibawa ke sini

Ayah dan Bunda rela berkorban tidak melakukan apa2 hanya menjaga Roma melihat dari kejauhan Roma berangkat sendiri dari rumah Oma ke Lapangan bermain ketemu teman2nya, bermain mandiri dengan teman2nya.

Huft, perumahan yang ditempati Roma, tidak bisa seperti ini jadi harus dicarikan medianya

Tips Praktis Menyimpan daging untuk anak

Bagi Bunda yang tidak bisa menyiapkan daging tiap saat, Bunda Roma berbagi tips penyimpanan dan gampang pakainya.

Saat beli daging giling di supermarket, tiba di rumah, Bunda langsung membagi-baginya untuk 1x makan, disimpan dalam plastik dan di-press, jika tidak ada alat press bisa pakai plastik dengan lock.

Setelah itu dimasukkan kedalam freezer, dan pagi harinya sudah diturunkan ke bawah untuk mencair dan siap untuk makan pagi siang dan malam

Cara ini praktis, dan hemat tentunya.

Selamat Mencoba Bunda

Saat rasa jenuh dah high

Setelah sekian lama g ambil cuti, akhirnya cutiku diizinkan kamis-jumat, saat pekerjaan dah g menarik lagi, saat pekerjaan adalah hal yang membencikan.
this the time…

ini hanya piknik kecil, tapi rasanya “wow”, makanan sengaja kusiapkan semua, karna keinginanku yang belum pernah kesampaian adl piknik keluarga dimana semua makanannya aku yang masak.

Saat semuanya sudah siap jam 7 pagi, bagasi belakang sudah penuh dengan makanan berat dan snack, pakaian, hiburan dan semua perlengkapan berenang.

Tujuannya adalah Sangkanhurip pemandian air panas, ini kali ke-2 aku disini setelah honey moon dulu, dan sepertinya akan kesana lagi lebih sering.

ada kejadian lucu, saat mobil sudah meluncur keluar komplek perumahan, tiba2 ketemu mamah naik becak menuju carrefour, saat itu pula ngajak mamah tanpa persiapan.. hehe ^_^

Karena hari libur Sangkanhurip, sepi, inilah yang diinginkan, 4 kolam renang bebas pilih, tanpa banyak orang…Mantab,,ini namanya liburan…

24112011704

24112011704

Menjadi Pelayan

Semua yg dtg menuju gedung ini, membawa harapan yang besar, mrk ingin masalahnya selesai, bahkan menumpahkan kekesalannya, kalau perlu dengan mengumpat sekalipun.

Melihat dari balik jendela, wanita2 cantik nan sabar sembari mengumbar senyum, kuselesaikan report yang tak pernah kunjung selesai. Mereka hebat, dengan menampung semua keluhan org2 yg datang, dan menyelesaikannya, bahkan harus tersenyum didepan org2 yg marah.

Terkadang kesabaran mereka sudah sampai pada batasnya, dan org yg marah dan tidak puas dibawa kedepanku, ilmu ini tak kukuasai, secara teknis, bisa dinilai 0.5 dr angka 10. Tapi tak kusia2kan senyum dan kesabaran wanita2 cantik diluar sana, dengan membiarkan org2 yg datang tetap marah keluar dari gedung ini, mereka harus senyum dan terselesaikan.

Banyak hal yang harus dipelajari, banyak hal yang mesti diselesaikan, dan banyak hal yang sudah terlupakan akibat ini.

I promise to be

Mau exist dulu ahh

gak ada yang sewot ata rese kan?

Perlukah sekolah untuknya diusia dini

Semakin aktif dirinya, semakin ingin tahu walaupun mengucapkan kata2 belum lancar..Membuatku bertanya apakah dia perlu sekolah atau belum ?

Mendengar buguru di target TPA (Tempat Pernitipan Anak Sholeh), bahwa ada yang masuk disini belum lancar bicara, sekitar sebulanan langsung bisa, karena termoyivasi lingkugannya, membuatku harus menyekolahkan Roma.

Tapi kadang kalau bermain dengan bahagianya sebebas yang dia mau, dan kapan saja, g tega jg u menyekolahkannya, dimana waktu tidurnya akan tertata, sesuai jadwal sekolah. hufft bingung

Give Blexi untuk Roma

Sebenarnya ingin mepaskan dengan hari ultahnya Roma, yang ke-2, tetapi Allah memberi lebih cepat, Alhamdulillah, walaupun Ayah belum sepenuhnya mendukung.

Dan akhirnya sore jumat, sebelum libur lebaran, hadiah Blexi sudah bisa untuk Roma.

kenapa ini dikatakan untuk Roma, karena Blexi ini tidak untuk diapaki sepenuhnya urusan pribadi tetapi, untuk direntalkan, persiapan sekolahnya nanti.

semoga secepatnya Roma belajar berwirausaha, supaya bisa menjadi pedagang yang adil, sukses dunia akhirat, kaya raya barokah… Amin

Urus SIM C

Setelah KTP jadi, berikutnya SIM-C, 4 bulan yg lalau sdh mati, SIM C Makassar. Suhu Cirebon menunjukkan 39 derajat C, panas,,, Ini adalah lampu merah perempatan, dekat mang Dul Jamblang, setiap kesini aku tak pernah dapat lampu hijau, pasti merah dan itupun merah di-awal, alhasil menikmati 39 derajat beberapa detik.

sesuai petunjuk Ayah, kulaju MX ke arah Polres Kota Cirebon, asri daerah sini, banyak pohonnya dan bangunannya terlihat model kuno.

didepan gerbang ada 2 orang pak polisi yang ramah, mengademkan suasana 39 derajat C ini, memberi tanda masuk menuju ke ruangan pelayanan SIM.  Dilayani oleh Bu Polisi yang ramah, karena sudah mati 4 bulan dan SIM C nya pun Makassar, dan gda surat2 pengantar, maka aku harus membuat baru. OK i take it. sebelumnya harus membuat surat keterangan kesehatan, disamping polres ini ada dr. Umum samping gedung PGn (perusahaan Gas Negara) hanya  beda 1 gedung, ditempuh dg jalan kaki saja. yang periksa jg bukan dr umum, hanya seorang perawat berbekal form yang sudah di-ttd dr. Eva. bayar 12 rb, tapi pas dikembalikan uangnya si yang kembalikan bilangx 11rb saja… hmm.. aku yakin pasti tarifnya 10rb saja… hehe

disini ditawari lagi buat asuransi, aku berbekal dari Bu Polisi yang ramah, bilang klo disuruh buat asuransi, bilang “g usah” dan kalimat yang sama kuberitahukan ke srg wanita yang menawari asuransi..hehe ‘cape de’

kulangkah kaki ke gedung polres, ketemu Bu Polisi tadi, kuserahkan surat ket sehatnya, dimintainya aku sidik jari, dan foto, aku bilang belum punya, dan harus ke Provos, tapi kupikir2 sepertinya aku punya di rumah, dan kulaju MX-ku ke Rumah, dan kudapat kubawa lagi ke Bu Polisi tadi masih di 39 derajat C. hmmm lewat dari 15rb lagi buat sidik jari alhamdulillah. Ternyata sidik jari itu berlaku seumur hidup so, jangan hilang saudara2.

yess berkas lengkap, sejenak si Ibu Polisi berbisik, mau tes atau tidak? and you know lah apa jawabanku… yeess menunggu 3 menit, langsung foto, menunggu 2 menit SIM selesai.

dan inilah SIM C ku, dan akupun tanpa was2 bisa keliling Cirebon..

yuuuuhuuuuuuuuuu

Jelang Bulan Ramadhan 2011H

3 hari lagi bulan puasa, senang rasanya, duduk di depan netbook kecilku, menulis ini, kulihat sejenak kearah kiri, Ayah duduk santai sesekali berteriak ekspressif menyaksikan TIMNAS melawan Uzbekistan, di Senayan, melihat Roma merangkak mengelilingi ruang nonton menjalankan mobil2annya, sesekali berujal ‘doaaa’ = goolll

Teringat dulu saat menanti bulan puasa di rumah kecil Ibuku, di Makassar, aku adalah org tersibuk, cuci semua baju koko, kerudung dan baju muslim adik2ku, disetrika yang rapih, persiapan tarwih dan ngaji di mesjid, kondisi motor checked good harus sudah dipastikan. senang rasanya menanti bulan puasa.

Saat ini, aku kangen rasa seperti itu, karena tak kurasakan sekarang, menanti bulan ini rasanya menjadi biasa, tetapi yang beda adalah rasa yang kuat untuk mendapatkan pahala besar ini, bersama anak dan suami, tanpa aktivitas seperti dulu.

Dapur juga tidak ada yang berubah, tidak ada persiapan karena rencana hanya beli lauk diluar, tajil diluar,, supaya lebih khusu` mencari pahala.

Yang kuharapkan adalah, aku bisa tarwih setiap malam di mesjid, sholat tepat waktu, khatam Alquran dan tidak stress, thats all, I need all of that to be proud of my self.

^_^

Previous Older Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.